237 Mahasiswa TAU Diwisuda, Lulusan Didorong Jadi Pencipta Lapangan Kerja

JAKARTA| HOT NEWS INVESTIGASI — Universitas Tanri Abeng (TAU) mewisuda 237 mahasiswa dalam Wisuda Ke-XI yang digelar di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Wisuda mengusung tema “Leading Future Excellence through Technopreneurship and Sustainability”. Tema tersebut menekankan pentingnya lulusan memiliki kemampuan teknologi, jiwa kewirausahaan, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Para wisudawan berasal dari berbagai program studi, mulai dari Manajemen, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Akuntansi, Arsitektur, Ilmu Komunikasi, Teknik Perminyakan, Teknik Sipil hingga Magister Administrasi Bisnis.

Lulusan Diminta Tak Hanya Cari Kerja

Kepala BRIN Arif Satria yang hadir sebagai pembicara kunci mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik.

Ia menyampaikan tiga bekal penting, yakni Future Mindset, Learning Agility, dan Grit.

Menurut Arif, perkembangan artificial intelligence (AI), cloud computing, dan data science membuat dunia kerja berubah cepat. Karena itu, lulusan harus mampu beradaptasi dan terus meningkatkan kemampuan.

“Inspirasi bisa dengan kata-kata, tapi lebih baik dengan karya,” ujar Arif.

Pesan serupa disampaikan Hj. Himmatul Aliyah, S.Sos., M.Si. Ia mendorong lulusan agar tidak hanya menjadi pencari kerja.

“Jangan hanya menjadi job seeker, jadilah job creator,” tegasnya.

Ia menilai perkembangan pembangunan nasional membuka peluang bagi generasi muda untuk menciptakan usaha dan lapangan pekerjaan.

Teknologi dan Inovasi Jadi Tantangan

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman mengatakan inovasi dan riset menjadi bagian penting untuk mendukung target Indonesia Emas 2045.

Ia menyebut perkembangan teknologi diperkirakan akan menciptakan sekitar 170 juta pekerjaan baru, sementara sekitar 92 juta pekerjaan lama berpotensi hilang.

Kondisi tersebut membuat generasi muda dituntut tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kemampuan beradaptasi, menguasai teknologi, dan menghasilkan inovasi.

Sementara itu, Rektor Universitas Tanri Abeng Associate Prof. Dr. Suyanto menegaskan bahwa technopreneurship dan sustainability harus berjalan beriringan.

Menurutnya, kemajuan AI dan otomatisasi harus tetap memperhatikan kepentingan manusia serta lingkungan.

“Setiap inovasi harus membawa dampak baik bagi keuntungan, manusia, dan lingkungan,” kata Suyanto.

Wisuda TAU Ke-XI juga dimeriahkan penampilan Rani Zamala, penyanyi jebolan D’Academy 3 yang tercatat sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi TAU.

Dengan berakhirnya prosesi wisuda, 237 lulusan TAU kini memasuki dunia profesional. Mereka diharapkan tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang, melahirkan inovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

profil author hot news
Website |  + posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *